Connect with us

Jabar

Gelar Bimtek di Daerah, Golkar Bidik Tambahan Kursi DPR dan Kawal Program Prabowo-Gibran

Published

on

Jabartrend, Bandung – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar) menggelar agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota fraksi dan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) pemenangan pemilu yang disebar ke berbagai daerah di Tanah Air. Kebijakan mendesentralisasi kegiatan kepartaian ini dirancang guna memastikan seluruh wakil rakyat dari partai beringin lebih peka terhadap dinamika persoalan riil masyarakat di tingkat akar rumput.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan pemenangan tersebut diawali dengan Rakornis, sebelum kemudian dilanjutkan dengan agenda Bimtek intensif bagi seluruh legislator Fraksi Partai Golkar.

Sarmuji mengatakan, keputusan untuk tidak memusatkan kegiatan kepartaian di Jakarta merupakan langkah terukur agar para anggota fraksi memiliki keterikatan batin yang kuat dengan problematika lokal yang dihadapi masyarakat.

“Kita tidak pusatkan di Jakarta, tapi kita sebar ke berbagai daerah untuk lebih mendekatkan anggota fraksi dengan persoalan-persoalan yang ada di daerah. Anggota fraksi harus terkait dan terpaut hatinya untuk mendalami apa sebenarnya persoalan-persoalan daerah yang berkembang,” ujar Sarmuji.

Melalui forum Bimtek di daerah, Partai Golkar membekali para legislatornya dengan strategi advokasi dan komunikasi politik agar senantiasa konsisten memperjuangkan aspirasi rakyat pemilihnya, sehingga kepercayaan publik terhadap partai berlambang pohon beringin tersebut dapat terus terjaga.

Selain konsolidasi internal fraksi, Sarmuji menekankan bahwa momentum ini dimanfaatkan secara optimal untuk menyosialisasikan program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sebagai salah satu pilar utama koalisi pemerintah, Partai Golkar telah menginstruksikan seluruh jajaran kader dan struktur partai hingga ke pelosok daerah untuk aktif menyukseskan pelaksanaan agenda pembangunan nasional hingga 2029 mendatang.

“Kita sebagai anggota koalisi ingin dukungan terhadap pemerintah Prabowo-Gibran bukan hanya terpusat di Jakarta, tetapi sampai ke daerah-daerah. Kita instruksikan untuk mendukung program-program pemerintahan supaya visi dan misi presiden bisa tercapai dengan baik dan melaksanakan program dengan baik sampai 2029 yang akan datang,” ucap dia.

Terkait target elektoral pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang, Sarmuji menegaskan target utama Partai Golkar adalah peningkatan perolehan kursi, baik di tingkat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI maupun DPRD provinsi serta kabupaten/kota.

Guna merealisasikan target penambahan kursi tersebut, Golkar telah menyiapkan formula pemetaan daerah pemilihan (dapil) secara komprehensif dengan memadukan data elektoral statis dan dinamis.

“Kita sudah memetakan berdasarkan hasil pemilu yang kemarin, berdasarkan data statis, kita sudah punya analisis mana daerah pemilihan yang rawan dan mana daerah pemilihan yang bisa tumbuh menambah kursi,” kata Sarmuji.

Dia menambahkan, analisis tersebut selanjutnya diperkaya dengan variabel data dinamis, seperti hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak serta survei elektabilitas terkini. Menurutnya, integrasi data tersebut krusial untuk menentukan langkah penguatan mesin partai secara presisi, baik guna membentengi dapil rawan maupun memaksimalkan perolehan suara di dapil yang potensial tumbuh tinggi.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu wilayah Jawa-Kalimantan, Wihaji memberikan penekanan dan instruksi tegas terkait cetak biru pemenangan partai yang harus segera dieksekusi oleh seluruh elemen yang hadir.
‎
‎”Kita tidak memiliki waktu untuk bersantai. Kemenangan Partai Golkar di 2029 tidak akan jatuh dari langit, melainkan dibangun lewat keringat dan kerja keras kita hari ini. Karena itu, konsolidasi wajib dilakukan secara berjenjang, masif, dan berkelanjutan,” jelas Wihaji.
‎
‎Lebih lanjut, ia meminta agar pergerakan struktur dan para tokoh partai, baik di legislatif maupun eksekutif, benar-benar menyentuh urat nadi masyarakat terbawah, sejalan dengan visi membangun kekuatan dari tingkat keluarga dan akar rumput.

Dia menginstruksikan agar seluruh jajaran segera turun ke lapangan dan memastikan terbentuknya jaringan pemenangan yang solid.
‎
‎”Saya minta seluruh kader turun langsung menjangkau akar rumput. Konsolidasi tidak boleh hanya berhenti di tingkat Kabupaten atau Kecamatan, tetapi harus menembus hingga ke tingkat Desa/Kelurahan, RW, dan RT. Jaringan ini adalah garda terdepan kita untuk merebut hati rakyat,” ucap dia.

‎Guna memastikan instruksi ini berjalan efektif dan terukur, DPP Partai Golkar menetapkan tenggat waktu yang sangat ketat bagi seluruh tingkatan kepengurusan.

“Kami menargetkan eluruh proses konsolidasi dan restrukturisasi jaringan di tingkat basis di wilayah Jawa dan Kalimantan harus sudah rampung sepenuhnya pada penghujung tahun 2026,” kata dia.

Terpopuler

Copyright Jabar Trend © 2025