Ekonomi Bisnis
inDrive Terapkan Komisi 8 Persen untuk Ojol, Dukung Perlindungan Pengemudi Online
Bandung, Jabartrend – Platform layanan mobilitas global inDrive resmi menerapkan komisi sebesar 8 persen untuk layanan transportasiroda dua. Kebijakan ini diberlakukan menyusul terbitnya Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP-PHB 532 Tahun 2026 yang menjadi turunan dari Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang perlindungan pekerja transportasi online.
Perusahaan yang telah beroperasi di Indonesia sejak 2019 itu menyatakan langkah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi sekaligus memperkuat tata kelola industri transportasi online.
Country Manager inDrive Indonesia, Rio Aristo, mengatakan bahwa keberlanjutan industri transportasi online memerlukan kebijakan yang mampu menyeimbangkan kepentingan pengguna, mitra pengemudi, dan platform digital.
“Untuk memastikan keberlanjutan ekosistem industri transportasi online, kami mendukung penerapan kebijakan komisi yang progresif dengan tetap mempertimbangkan kondisi pasar secara menyeluruh,” ujar Rio dalam keterangan resminya.
Menurut dia, struktur tarif pada platform digital harus dibangun berdasarkan prinsip keseimbangan agar seluruh pihak yang terlibat dapat memperoleh manfaat secara berkelanjutan. Karena itu, implementasi kebijakan baru perlu memperhatikan dampaknya terhadap operasional perusahaan, kemampuan berinovasi, serta dinamika kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Selain menerapkan komisi 8 persen, inDrive juga mendorong terciptanya ekosistem transportasi online yang lebih seimbang dan inklusif. Perusahaan menilai dukungan pemerintah melalui subsidi bahan bakar maupun berbagai skema insentif lain dapat membantu menjaga keberlangsungan industri dalam jangka panjang.
inDrive menegaskan akan mematuhi seluruh regulasi yang ditetapkan pemerintah dan siap berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung implementasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026
“Kami meyakini bahwa perlindungan terhadap mitra pengemudi dan keberlanjutan ekosistem digital harus berjalan beriringan. inDrive siap mendukung dialog yang terbuka dan konstruktif bersama pemerintah,” kata Rio.
Lebih lanjut, perusahaan berharap penerapan regulasi baru dapat dilakukan secara bertahap dan transparan dengan melibatkan seluruh pihak terkait, mulai dari pemerintah, pelaku industri, mitra pengemudi hingga masyarakat.
Menurut inDrive, kolaborasi tersebut menjadi kunci untuk membangun ekosistem transportasi online yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pihak.
Sebagai informasi, inDrive merupakan platform mobilitas dan pengiriman global yang telah diunduh lebih dari 400 juta kali. Perusahaan ini beroperasi di lebih dari 1.200 kota di 48 negara dan menyediakan berbagai layanan mulai dari transportasi, perjalanan antar kota, pengiriman, hingga layanan keuangan.
-
Ekonomi Bisnis7 bulan agoinDrive Umumkan Para Pemenang Platinum Drivers Giveaway Bandung 2025
-
Pemerintah7 bulan agoAtalia Praratya Tekankan Peran Karang Taruna sebagai Penggerak Nilai Kebangsaan
-
Sports7 bulan agoHasil Drawing ACL 2 2025/26: Persib Bandung Hadapi Ratchaburi FC di Babak 16 Besar
-
Jabar7 bulan agoDedi Mulyadi Resmikan Rute Penerbangan Bandung-Semarang
-
Ekonomi Bisnis7 bulan ago2.602 Sopir Diliburkan Saat Tahun Baru, Diberi Kompensasi Rp500 Ribu
-
Business6 bulan agoInDrive Fokus Pembangunan Berkelanjutan di Tahun 2026
-
Jabar7 bulan agoDedi Mulyadi-PDIP Jabar Berkolaborasi Wujudkan Jabar Istimewa
-
Jabar2 bulan agoNusantara Creative Competition Ke-3 Hadirkan Ratusan Finalis Dengan Inovasi Terbaik
