Jabar
IKADIN Bandung dan Tim Hukum Jabar Istimewa Jaga Tradisi Berbagi Kurban Saat Iduladha
Jabartrend, Bandung – Menjaga rutinitas tahunan di hari raya Iduladha, Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Bandung bekerja sama dengan Tim Hukum Jabar Istimewa kembali menggelar penyembelihan hewan kurban. Pada tahun ini, sebanyak lima ekor sapi dan dua ekor kambing disiapkan untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Tim Hukum Jabar Istimewa, Jutek Bongso, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata semangat berbagi dari para praktisi hukum kepada sesama. Kolaborasi antara IKADIN Bandung dan Tim Hukum Jabar Istimewa ini sendiri telah memasuki tahun kedua.
“Kegiatan hari ini sudah menjadi rutinitas setiap tahun bagi IKADIN Bandung. Khusus kolaborasi dengan Tim Hukum Jabar Istimewa, ini dimulai sejak tahun lalu. Tahun ini jumlahnya sama dengan tahun kemarin, yakni lima ekor sapi,” ujar Jutek, Kamis (28/5/2026).
Jutek menyebutkan, hewan kurban tersebut berasal dari berbagai pihak, seperti dari sejumlah tokoh dan instansi. Prioritas utama pembagisn, akan diberikan kepada anak-anak yatim piatu di beberapa panti asuhan dan lingkungan sekitar sekretariat Tim Hukum Jabar Istimewa melalui pengurus RT dan RW setempat.
“Ada dua ekor sapi titipan dari Gubernur Jawa Barat, Pak Dedi Mulyadi. Selain itu, ada juga titipan dari BJB, serta BUMD lainnya seperti Jaswita dan Jamkrida. Sementara untuk dua ekor kambing berasal dari anggota Tim Hukum Jabar Istimewa dan DPC IKADIN Bandung. Semangatnya adalah ingin berbagi. Ini sudah menjadi tradisi bagi kami untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjalankan ibadah kurban,” kata Jutek.
Selain itu, Jutek mengatakan, untuk terus mengawal kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dinilai berpihak pada kepentingan rakyat. Pihaknya berkomitmen mendukung langkah Gubernur Jawa Barat didasari oleh rekam jejak kebijakan yang pro-rakyat.
“Kami hadir di sini meskipun kami pengacara profesional yang biasanya cukup kritis terhadap kebijakan pemerintah. Namun, kami melihat Pak Gubernur sangat pro-rakyat, sehingga kami memutuskan untuk mendukung dan ditugaskan mengawal seluruh kebijakan di Provinsi Jawa Barat,” jelas dia.
Jutek mengungkapkan keberhasilan tim dalam mengadvokasi warga di salah satu kampung di Garut yang telah menempati lahan sejak tahun 1950-an. Setelah dihantui ancaman penggusuran selama puluhan tahun, ratusan Kepala Keluarga (KK) kini bisa bernapas lega.
“Di Garut, kami berhasil membantu warga satu kampung yang sudah tinggal lebih dari 60 tahun namun terancam digusur. Berkat perhatian dari pemerintah dan koordinasi dengan BPN, masalah tersebut hampir selesai dan lahan akhirnya diberikan kepada masyarakat,” jelasnya.
Dia menambahkan, hingga saat ini konflik pertanahan menjadi kasus yang paling mendominasi aduan masyarakat ke Tim Hukum Jabar Istimewa. Beberapa kasus besar yang tengah ditangani antara lain sengketa lahan di Jonggol dan penyelesaian konflik agraria di Kabupaten Garut.
“Tim Hukum Jabar Istimewa berkomitmen untuk terus menjadi jembatan bagi warga yang mencari keadilan, terutama dalam menghadapi sengketa-sengketa lahan yang melibatkan hajat hidup orang banyak di wilayah Jawa Barat,” ucap dia.
-
Ekonomi Bisnis5 bulan agoinDrive Umumkan Para Pemenang Platinum Drivers Giveaway Bandung 2025
-
Pemerintah5 bulan agoAtalia Praratya Tekankan Peran Karang Taruna sebagai Penggerak Nilai Kebangsaan
-
Sports5 bulan agoHasil Drawing ACL 2 2025/26: Persib Bandung Hadapi Ratchaburi FC di Babak 16 Besar
-
Jabar5 bulan agoDedi Mulyadi Resmikan Rute Penerbangan Bandung-Semarang
-
Jabar5 bulan agoDedi Mulyadi-PDIP Jabar Berkolaborasi Wujudkan Jabar Istimewa
-
Ekonomi Bisnis5 bulan ago2.602 Sopir Diliburkan Saat Tahun Baru, Diberi Kompensasi Rp500 Ribu
-
Business4 bulan agoInDrive Fokus Pembangunan Berkelanjutan di Tahun 2026
-
Jabar4 minggu agoNusantara Creative Competition Ke-3 Hadirkan Ratusan Finalis Dengan Inovasi Terbaik
